Rinanda Aprillya Maharani Pulang Kampung: Putri Indonesia Pendidikan 2025 dari Kaltim Siap Menginspirasi ke Panggung Dunia.

Rinanda Aprillya Maharani Pulang Kampung: Putri Indonesia Pendidikan 2025 dari Kaltim Siap Menginspirasi ke Panggung Dunia.

Samarinda – Sapaborneo.id – Rasa bangga dan haru menyelimuti Kalimantan Timur ketika Rinanda Aprillya Maharani, gadis kelahiran Kutai Timur, kembali ke tanah kelahiran setelah meraih gelar Putri Indonesia Pendidikan 2025. Prestasi ini menempatkan Rinanda sebagai salah satu sosok muda yang berhasil mengangkat nama Benua Etam di panggung nasional.

Acara penyambutan bertajuk “East Kalimantan History Maker – Putri Indonesia Pendidikan 2025 Rinanda’s Home Coming” berlangsung meriah. Hadir dalam momen istimewa ini Direktur PT Mustika Ratu, perwakilan Yayasan Puteri Indonesia, Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifuddian, tokoh masyarakat, serta ratusan warga yang ingin menyaksikan langsung sosok inspiratif ini.

Rinanda lahir dan tumbuh di Kutai Timur, menempuh pendidikan dasar di Kalimantan Timur sebelum melanjutkan studi ke Jakarta dan Surabaya. Perjalanan panjangnya penuh tantangan, namun ia membuktikan bahwa kerja keras dan tekad kuat dapat membawa mimpi menjadi nyata.
Kaltim adalah rumah saya. Di sinilah awal perjalanan sederhana yang membentuk saya hingga bisa berdiri di sini. Mahkota ini bukan milik saya sendiri, tetapi milik kita semua masyarakat Kalimantan Timur,” tutur Rinanda dengan suara bergetar di hadapan para pendukungnya.

Rinanda menegaskan bahwa keberhasilannya tidak mungkin tercapai tanpa dukungan penuh dari banyak pihak. “Saya berdiri di sini bukan karena hebat, tetapi karena banyak hati yang menopang saya: keluarga, orang tua, sahabat, pemerintah daerah, dan sponsor yang percaya pada saya,” ujarnya.

Direktur PT Mustika Ratu dan Yayasan Puteri Indonesia yang turut hadir mengungkapkan bahwa dukungan kepada Rinanda bukanlah sesuatu yang baru. Sejak awal, kolaborasi telah dibangun untuk memastikan ia mendapat peluang dan fasilitas terbaik. “Ini bukti bahwa kolaborasi yang solid mampu melahirkan prestasi luar biasa. Rinanda adalah wujud nyata bahwa Putri Indonesia dari Samarinda bisa bersaing bahkan unggul di tingkat nasional,” ungkapnya.

Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifuddian, yang hadir langsung dalam acara penyambutan, memberikan apresiasi tinggi kepada Rinanda. “Kita membuktikan bahwa Benua Etam tidak kekurangan sosok-sosok hebat, terutama di bidang pendidikan. Semoga prestasi Rinanda memotivasi anak-anak muda lainnya untuk berani bermimpi dan berjuang mencapainya,” ujarnya.

Rinanda tidak ingin prestasinya berhenti di sini. Ia bertekad untuk terus memberikan motivasi, bukan hanya kepada pemuda-pemudi Kalimantan Timur, tetapi juga di tingkat nasional dan internasional. “Besok saya akan mengunjungi IKN, lalu pulang kampung ke Kutai Timur. Saya ingin berbagi cerita dan inspirasi bahwa mimpi besar bisa diwujudkan siapa saja, dari mana saja,” tegasnya.

Ia juga menegaskan bahwa gelarnya sebagai Putri Indonesia Pendidikan adalah amanah yang harus dimanfaatkan untuk membawa pesan positif. “Saya berdiri di sini sebagai anak muda Kaltim, berjalan bersama dengan harapan, cahaya, dan doa sebagai bekal. Perjalanan saya belum selesai, karena saya akan melanjutkan langkah ke ajang dunia,” ucapnya.

Bagi masyarakat Kalimantan Timur, sosok Rinanda menjadi simbol bahwa daerah ini memiliki sumber daya manusia yang berpotensi besar, siap bersaing di panggung nasional bahkan internasional. Mahkota yang ia kenakan bukan sekadar simbol kemenangan, tetapi juga representasi dari kerja keras, kolaborasi, dan semangat pantang menyerah.

“Prestasi Rinanda adalah bukti bahwa anak muda dari daerah, jika memiliki tekad, dukungan, dan kesempatan, bisa meraih pencapaian luar biasa. Inilah bukti bahwa mimpi besar bisa lahir dari tanah yang sederhana,” tutup Hetifah.

Dengan langkah pasti, Rinanda Aprillya Maharani siap melangkah lebih jauh, membawa nama Kalimantan Timur, Indonesia, dan nilai-nilai pendidikan ke kancah dunia.

kontributor : dav (im)

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *