Samarinda – Sapaborneo.id – 13 Agustus 2025 – Suasana Rabu malam di kawasan Jalan Sei Musi, Kelurahan Pelabuhan, Kecamatan Samarinda Kota, sempat diwarnai kepanikan setelah sebuah mobil dilaporkan terperosok ke dalam parit. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 18.55 Wita itu memicu respons cepat dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar) Kota Samarinda, yang segera mengerahkan tim evakuasi untuk mengatasi situasi.
Berdasarkan laporan awal yang diterima pusat komando, kendaraan mengalami insiden saat melintas di jalan yang minim penerangan. Diduga, pengemudi tidak melihat jelas posisi tepi jalan yang berdekatan dengan parit terbuka, sehingga mobil oleng dan akhirnya terperosok.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Disdamkar Samarinda mengerahkan kekuatan penuh melalui Unit Rescue Cepat (URC 01), unit Tornado 01, Regu 3, Danpos 1, serta sejumlah relawan dari Posko 1. Peralatan khusus seperti tali baja, alat penarik, dan penerangan portabel dibawa ke lokasi untuk mempermudah proses evakuasi di tengah kondisi minim cahaya.
Sesampainya di lokasi, tim langsung melakukan penilaian situasi. Posisi kendaraan yang miring ke dalam parit membuat proses penarikan membutuhkan perhitungan matang agar tidak menambah kerusakan. Arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat dialihkan sementara untuk memastikan keamanan warga yang menonton dan kelancaran evakuasi.
Proses berlangsung cukup menegangkan, dengan koordinasi intens antara pengemudi unit Tornado 01, petugas pengatur lalu lintas, dan relawan yang membantu mengamankan area. Setelah hampir dua jam, tepat pada pukul 20.35 Wita, mobil berhasil diangkat sepenuhnya dari parit.

Danru 3 Posko 1, Rudiansyah, yang memimpin jalannya evakuasi, menyampaikan apresiasinya atas kerja sama semua pihak. “Keberhasilan malam ini adalah bukti kekompakan dan profesionalitas tim di lapangan. Kami mengingatkan masyarakat untuk selalu berhati-hati saat berkendara, apalagi di jalanan yang gelap atau dekat parit terbuka,” ujarnya.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun peristiwa tersebut menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan di jalan. Selain itu, insiden ini juga menunjukkan pentingnya keberadaan tim tanggap darurat yang siap bergerak kapan pun diperlukan.
Disdamkar Kota Samarinda menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan terbaik dalam penanganan evakuasi dan penyelamatan, baik pada kejadian kebakaran maupun insiden non-kebakaran. Dengan peralatan memadai dan koordinasi yang teruji, mereka siap menjaga keselamatan warga kota dari berbagai situasi darurat.
kontributor : dav

