Satu Rumah Hangus Terbakar di Komplek Dosen Unmul Samarinda, Damkar Tangani dengan Respon Cepat.

Satu Rumah Hangus Terbakar di Komplek Dosen Unmul Samarinda, Damkar Tangani dengan Respon Cepat.

Samarinda – Sapaborneo.id – 20 Agustus 2025 — Suasana pagi yang tenang di kawasan Komplek Dosen Universitas Mulawarman mendadak berubah menjadi kepanikan, saat api melahap satu unit rumah warga di Jalan Pakis RT 19, Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Samarinda Ilir. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 09.20 WITA ini menghanguskan bangunan berukuran 15 x 10 meter, yang dihuni oleh satu kepala keluarga dengan total lima jiwa.

Menurut laporan resmi dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Samarinda, informasi awal mengenai kebakaran ini diterima dari Pusat Komando (Puskom) pada pukul 09.20 WITA. Tanpa menunggu lama, Regu 1 segera diberangkatkan dari Posko 1 pukul 09.25 WITA dan tiba di lokasi kejadian hanya lima menit kemudian, tepatnya pada pukul 09.30 WITA.

Kebakaran yang terjadi di kawasan padat penduduk dengan dominasi bangunan kayu ini langsung ditangani secara sigap. Tim pemadam mulai melakukan operasi pemadaman pada pukul 09.33 WITA, dan berhasil menguasai api sepenuhnya pada pukul 10.35 WITA, dengan total durasi operasi selama 1 jam 10 menit.

Dalam insiden ini, satu unit rumah tunggal dilaporkan hangus terbakar, namun tidak ada korban luka-luka maupun korban jiwa. Meski begitu, kerugian material diperkirakan cukup besar mengingat bangunan terbakar habis dalam waktu singkat sebelum berhasil dipadamkan.

Pihak Damkar menduga sementara bahwa sumber api berasal dari korsleting arus listrik. Namun demikian, penyebab pasti masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian. Lokasi kejadian masuk dalam kategori zona perumahan kampung, yang memang rawan terhadap penyebaran api cepat karena kepadatan bangunan dan penggunaan material yang mudah terbakar.

Untuk menangani kebakaran ini, Dinas Damkar mengerahkan 6 unit armada dan 30 personel dalam dua gelombang pengerahan. Gelombang pertama terdiri dari 3 unit kendaraan pemadam dari Posko 1 dan Unit Rescue, sementara gelombang kedua datang dari Posko 2 dan Posko 8 yang masing-masing membawa tambahan 3 unit fire truck.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di lokasi kebakaran telah dinyatakan aman dan terkendali. Warga sekitar yang sempat panik kini telah kembali beraktivitas normal, meskipun masih terlihat sisa-sisa puing bangunan yang hangus terbakar.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Samarinda kembali mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran rumah, khususnya yang disebabkan oleh instalasi listrik yang sudah usang atau tidak sesuai standar. Masyarakat juga diingatkan untuk selalu menyediakan alat pemadam ringan (APAR) di rumah dan tidak meninggalkan peralatan elektronik menyala tanpa pengawasan.

“Kami harap warga bisa lebih memperhatikan kondisi instalasi listrik di rumah masing-masing. Kebakaran akibat korsleting ini bisa terjadi kapan saja jika tidak dicegah sejak dini,” ujar perwakilan dari Disdamkarmat.

Kejadian ini menjadi pengingat penting bahwa kewaspadaan dan kesiapan masyarakat, serta koordinasi lintas instansi, merupakan kunci utama dalam mencegah dan menangani bencana kebakaran di lingkungan perkotaan.

kontributor : dav

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *