Damkar Samarinda Beraksi: Evakuasi Rolling Door Terkunci di Jalan Gerilya, Respons Kilat dan Tanpa Korban.

Damkar Samarinda Beraksi: Evakuasi Rolling Door Terkunci di Jalan Gerilya, Respons Kilat dan Tanpa Korban.

Samarinda – Sapaborneo.id – 13 Agustus 2025 — Pagi di Jalan Gerilya, Kelurahan Sungai Pinang Dalam, Kecamatan Sungai Pinang, sempat diwarnai kepanikan ringan ketika sebuah pintu rumah jenis rolling door tiba-tiba terkunci dan tidak bisa dibuka. Situasi yang terlihat sederhana ini ternyata cukup merepotkan pemilik rumah, yang akhirnya meminta bantuan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar) Kota Samarinda.

Laporan kejadian masuk ke Posko 1 Disdamkar pada pukul 08.45 WITA. Tak menunggu lama, Unit Rescue Cepat (URC 01) Regu 3 langsung meluncur ke lokasi dengan kendaraan operasional dan perlengkapan khusus. Tim lapangan dipimpin oleh Komandan Regu (Danru) Rudiansyah, yang dikenal berpengalaman dalam menangani evakuasi non-kebakaran.

Dalam waktu kurang dari 20 menit, tim tiba di lokasi dan langsung melakukan penilaian situasi. Menurut keterangan Danru Rudiansyah, pintu rolling door tersebut macet akibat kerusakan pada bagian rel penggulungnya, sehingga tidak dapat dioperasikan dengan cara biasa. “Kami menggunakan metode pembukaan teknis dengan peralatan yang meminimalkan risiko kerusakan pada properti. Prinsipnya, aman, cepat, dan efektif,” jelasnya.

Proses evakuasi berlangsung dari pukul 08.45 hingga 09.05 WITA. Dengan koordinasi yang rapi, tim berhasil membuka pintu tanpa menyebabkan kerusakan berarti. Pemilik rumah pun merasa lega karena masalah teratasi tanpa biaya perbaikan besar.

Seorang warga sekitar, Siti Rahma (42), yang menyaksikan langsung proses evakuasi, mengaku kagum dengan kecepatan dan ketenangan petugas. “Baru sebentar laporan masuk, mereka sudah datang. Kerjanya rapi sekali, nggak bikin berisik atau rusak barang orang. Salut untuk Damkar Samarinda,” ujarnya.

Meski masyarakat umumnya mengenal damkar sebagai petugas penanggulangan kebakaran, Rudiansyah menegaskan bahwa pihaknya juga bertugas melayani berbagai situasi darurat lainnya, mulai dari evakuasi hewan berbahaya, penyelamatan korban terjebak di lift, hingga membuka pintu rumah yang terkunci. “Tidak semua panggilan darurat berkaitan dengan api. Kami selalu siap melayani apa pun yang menjadi kebutuhan penyelamatan masyarakat,” tambahnya.

Dalam kejadian ini, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka. Disdamkar Samarinda kembali mengimbau masyarakat untuk segera melapor melalui saluran resmi, baik nomor darurat maupun aplikasi layanan cepat, jika menghadapi situasi serupa. Pelaporan yang cepat dan tepat akan memudahkan petugas dalam memberikan penanganan yang optimal.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa peran damkar jauh lebih luas dari sekadar memadamkan api. Mereka adalah garda terdepan dalam membantu masyarakat keluar dari berbagai kondisi darurat, sekecil apa pun masalah itu terlihat. Bagi warga Jalan Gerilya pagi itu, kehadiran Damkar Samarinda bukan hanya membuka pintu yang terkunci, tetapi juga memberikan rasa aman dan kepastian bahwa bantuan selalu siap datang kapan saja dibutuhkan.

kontributor : dav

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *